Lewati ke konten utama
Piton99Panduan Ular Piton
Jenis Piton

Green Tree Python: Cantik di Ranting, Menantang di Perawatan

Foto Arya PratamaOleh Arya PratamaTerbit Diperbarui 7 menit baca
Green tree python hijau zamrud melingkar di atas ranting horizontal

Green tree python, sering disingkat GTP, adalah salah satu piton paling ikonik. Posenya melingkar rapi di ranting horizontal dengan kepala di tengah adalah gambar khas yang mungkin sudah kamu lihat berkali-kali.

Indonesia, khususnya Papua, adalah rumah bagi banyak lokalitas GTP yang diburu kolektor. Tapi keindahan ini datang dengan tanggung jawab: GTP menuntut perawatan yang lebih presisi dibanding ball python.

Perubahan warna yang menakjubkan

Salah satu hal paling menarik dari GTP adalah ontogenetic color change. Anakan sering lahir berwarna kuning cerah atau merah bata, lalu perlahan berubah menjadi hijau zamrud seiring bertambah dewasa. Proses ini bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga setahun lebih.

Kenapa GTP bukan ular pemula

GTP adalah ular untuk dilihat, bukan untuk sering dipegang. Handling berlebihan membuatnya stres. Selain itu, ia butuh kelembapan tinggi yang stabil dan ventilasi baik; kombinasi yang sulit dijaga tanpa pengalaman.

  • Kelembapan tinggi (sekitar 60–80%) harus dijaga tanpa membuat kandang lembap busuk.
  • Butuh ranting horizontal pada ketinggian yang tepat untuk bertengger.
  • Handling sebaiknya seminimal mungkin untuk mengurangi stres.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah green tree python berbisa?

Tidak. GTP tidak berbisa, tapi gigi-giginya panjang dan gigitannya cukup menyakitkan bila merasa terancam.

Apakah GTP boleh sering dipegang?

Sebaiknya tidak. GTP adalah spesies display yang mudah stres bila terlalu sering ditangani.

Referensi & Sumber

  • Pengamatan penulis terhadap GTP peliharaan rekan komunitas

Catatan: informasi di artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti pemeriksaan langsung oleh dokter hewan eksotik.

Foto Arya Pratama

Arya Pratama

Keeper & Breeder Piton, Pendiri Piton99

Arya sudah memelihara ular piton sejak 2011, dimulai dari seekor ball python bekas adopsi. Kini ia merawat lebih dari 30 ekor piton dari berbagai spesies dan aktif membantu keeper pemula lewat komunitas reptil di Bandung.

  • 13+ tahun memelihara dan menangkarkan piton
  • Anggota aktif komunitas reptil Jawa Barat
  • Pernah menjadi pembicara di gathering reptil nasional
Lihat profil lengkap penulis

Artikel Terkait